PEKANBARU (CK)- Ratusan Masa
dari Muslimah Hisbut Tahrir Indonesia (MHTI) Chapter kampus melakukan aksi
damai di depan MTQ Pekanbaru. Ratusan mahasiswi ini berorasi agar meninggalkan
demokrasi dan tegakkan khilafah.
Coordinator Kampuss Hisbut tahrir Indonesia, Riska Andayani ketika
mengatakan aksi damai ini bentuk dari solidaritas mahasiswa sebagai intelektual
muda. Jadi aksi ini adalah meninggalkan demokrasi dan menegakkan khilafah.
“ya aksi damai yang kita lakukan ini agar mahasiswa tahu sebagai
intelektual muda menyadari bahwa yang dibutuhkan rakyat tidaklah cukup hanya
sekedar pergantian wajah para penguasa dan wakil-wakil rakyata. Namun perlu
mengganti pula sistem demokrasi yang telah nyata-nyata rusak di depan mata
kita.” Kata Riska Dalam Orasasinya
Lebih lanjut Riska mengatakan sebuah Tanggung jawab mulia bagi
mahasiswa sebagai intelektual muda untuk mengerahkan potensi
intelektualitasnya.
“semakin lantangnya suara mahasiswa sebagai intelektual muda untuk
menawarkan syari’ah dan khilafah sebagai pengganti kapitalisme demokrasi dan
menegaskan bahwa jalan menuju perubahan dengan cara islam semakin dekat di
depan mata.” Terang Riska
Lebih lanjut ditambahkan Sri Wahyuni, Muslimah Hisbut Tahrir
Indonesia (MHTI) ini tergabung kedalam sejumlah kampus yang ada di Pekanbaru.
“jumlah kami yang banyak ini tergabung dari beberapa kampus yang
ada di Pekanbaru, seperti UIN, UR, UIR, Tabrani dan Unilak. Yang jelas kita melakukan aksi damai ini agar
khilalafah dapat tegak di negara ini.” Tambahnya. (sk)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar